Manfaat Mendidik Anak Sesuai Zaman

Ali bin Abi Thalib,seorang sahabat Nabi dan khalifah pernah memberikan suatu pernyataan yang cukup terkenal : "Didiklah anak-anakmu, karena mereka akan hidup pada zaman yang berbeda dengan zamanmu". Mungkin teman-teman akan bertanya, mengapa beliau mengucapkan hal yang berkaitan dengan anak-anak.

Suatu pernyataan yang sangat sederhana namun sulit untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Jangankan membandingkan dengan kondisi 14 abad yang lampau, jika dibandingkan 50 tahun yang lalu saja dengan kondisi di Indonesia, tantangan dalam mendidik anak-anak sangatlah jauh berbeda. Pertanyaannya sekarang adalah, mengapa dalam memberikan pengasuhan dan pendidikan anak, orangtua perlu mempelajari dan mengikuti perkembangan zaman yang ada?

Fenomena yang paling mendasar adalah perbedaan dalam hal menanamkan kebutuhan dasar yang diperlukan anak untuk membekali dirinya sendiri dalam menghadapi tantangan di masa depan. Anak-anak di zaman dahulu lebih mandiri terhadap pendidikan  mereka sendiri, orangtua hanya sebagai pendukung dan mayoritas mental mereka teruji. Sekarang, justru orangtua yang terlihat sibuk terhadap kebutuhan pendidikan anak-anaknya.

Sekarang banyak anak-anak Indonesia di usia 5-6 tahun, sudah memiliki kematangan berfikir yang baik, memiliki daya tangkap dalam menerima informasi baru dengan cepat, memiliki pengamatan yang tajam dan lain-lain. Tetapi di sisi lain banyak didapatkan hasil yang memperlihatkan kondisi perkembangan pola fikir kurang diimbangi dengan kematangan kemampuan koordinasi motorik dan kematangan emosi yang memadai.

Kondisi ini akan mempengaruhi tampilan si anak dalam keseharian, walaupun ia memiliki daya fikir yang kuat, mampu menganalisa dan pandai memanipulasi orang dewasa untuk mendapatkan apa yang ia inginkan, tetapi jika ia dilibatkan dalam pekerjaan atau tugas yang bersifat praktis dalam keseharian, terlihat cara kerja yang kurang terampil.

Cara Mendidik dengan "Kekerasan"  

Mungkin zaman dahulu bila anak dididik secara keras oleh orangtuanya, dia akan tetap menjadi anak yang penurut dan takut melawan, karena tidak ada tempat lagi untuk berlindung atau mengadu selain kepada orangtuanya sendiri. Tapi sekarang zamannya sudah berbeda, teknologi, gadget, media sosial, game on line dan lainnya mampu membuat anak-anak merasa mempunayi dunianya sendiri selain lingkungan keluarganya.

Bila anak merasa sakit hati atau kecewa dimarahi oleh orangtuanya, bisa saja akan melawan dan nekat pergi dari rumah, mereka akan mencari tempat yang membuatnya nyaman untuk menghindari amarah orangtuanya. Jadi, mendidik anak-anak dengan kekerasan bukanlah sebuah solusi yang tepat. Justru akan membuat anak menjadi pemberontak dalam tanda kutip.

Pendidikan dan pengasuhan yang terbaik adalah dengan cara memberikan teladan nyata bagi anak-anak, perilaku yang berakhlak mulia, berbagi kepada sesama serta bersyukur atas apa yang sudah Tuhan anugerahkan kepada kita dan juga tidak kalah pentingnya menanamkan rasa percaya diri pada anak-anak yang bisa rekan baca di artikel saya Tips Supaya Anak Tambah Percaya Diri.  Mudah-mudahan bermanfaat untuk para pembaca semua dan selamat mencoba.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori mental education dengan judul Manfaat Mendidik Anak Sesuai Zaman . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://propofit3.blogspot.com/2013/06/manfaat-mendidik-anak-sesuai-zaman.html . Terima kasih!
Ditulis oleh: ROFAI FAI - 2013-06-25

2 komentar untuk " Manfaat Mendidik Anak Sesuai Zaman "

  1. Setuju sekali dengan artikel ini, yang sudah punya anak wajib baca..

    Anak yang nakal harusnya jangan dimarahi, tapi diberi pengertian, emang waktunya agak lama tapi itukan yang namanya proses mendidik. Kalo ga sabaran ya mending jangan punya anak.. Anak2kecil yang nakal emang udah bawaan, para orang tua sekarang saya yakin pas masih kecilnya juga PASTI nakal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke sip sip,maksi banyak dah mampir

      Hapus

Terima Kasih Atas Kunjungannya Ya